Konteks
Tim PT Vimola Karya Ahdra ingin menawarkan tools otomasi Instagram ke segmen penjual online dan affiliate marketer Indonesia. Kebutuhan utama: produk yang bisa diandalkan untuk merespons komentar dan DM dalam skala besar — tanpa kehilangan sentuhan personal.
Apa yang kami bangun
Mesin otomasi DM berbasis komentar
Ketika pengguna berkomentar pada postingan Instagram tertentu, sistem otomatis mengirim DM personal dengan link produk. Flow ini mengonversi engagement publik menjadi percakapan 1-on-1 yang berujung pada penjualan.
Minisite builder
Penjual bisa merakit landing page bermerek yang menggabungkan link produk dari berbagai platform e-commerce (Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dsb). Minisite dipublikasikan di subdomain otomatis, lengkap dengan analytics klik.
Sistem langganan & billing
Mendukung tier gratis dan berbayar, dengan paket bulanan dan tahunan. Fitur-fitur di-gate berdasarkan tier, dengan enforcement di backend (bukan hanya UI) untuk mencegah bypass.
Automasi komentar live
Selama sesi Instagram Live, sistem merespons komentar secara real-time dengan DM personal — sebuah fitur yang jadi differentiator utama dibanding kompetitor.
Pengalaman cross-platform
Backend API (Go + PostgreSQL), dashboard web (Next.js), dan aplikasi mobile (Flutter) — semuanya dirancang dari nol dan di-deploy bersama dengan pipeline CI/CD yang konsisten.
Trade-off yang kami pilih
- Multi-tenant dari hari pertama, karena kami tahu akan ada ratusan penjual aktif. Desain isolasi data dan rate limit per-tenant penting dari awal.
- Queue-based untuk outbound DM, supaya retry dan backoff bisa dikelola tanpa memblokir request utama. Memudahkan observability ketika Instagram membatasi rate.
- Feature flag tier-aware di backend, supaya tim product bisa bereksperimen tanpa ngutak-ngatik kode berulang kali.
Hasil
Platform yang siap menghadapi realitas operasional Instagram automation di Indonesia — lengkap dengan billing, admin console, dan mobile experience yang smooth.